Peluang Menulis Ada Dimana-mana


Kamu ingin jadi penulis, tapi nggak punya bakat? Mulai sekarang, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Untuk menjadi seorang penulis, yang kamu butuhkan adalah rajin menulis. Lalu, menulis apa? Banyak hal yang bisa kamu jadikan sebagai bahan tulisan. Misalnya, cerita kegiatan kamu, kisah teman kamu, dan yang suka menonton film, bisa juga loh menulis review film yang sudah kamu tonton. Banyak media yang bisa kamu jadikan tempat untuk menampung tulisan kamu.

 

Menulis di Blog

Jika kamu menulis dibuku diary, tentu orang lain akan sulit mengakses tulisan kamu. Jadi, agar tulisan kamu bisa dibaca oleh banyak orang dan bisa diakses dengan mudah, maka kamu bisa menulis diblog pribadi kamu. Jika kamu suka travelling, kamu juga bisa menuliskan pengalaman travelling kamu diblog. Kamu tahu Trinity? Yap, dia penulis buku The Naked Traveler. Kamu juga tahu kan Raditya Dika, penulis yang terkenal dengan Kambing Jantan-nya. Trinity dan Raditya Dika merupakan contoh blogger yang berhasil memikat penerbit untuk menjadikan tulisan diblog mereka menjadi sebuah buku. Jika kamu serius mengisi konten blog kamu, berarti kamu sedang meniti karier untuk menjadi penulis yang potensial. Bisa dikatakan bahwa blog merupakan jalan pintas untuk menulis dan menerbitkan buku.

Mengirim Tulisan ke Media Cetak

Coba sebutkan berapa banyak media cetak lokal dan nasional yang ada di Indonesia? Banyak, bukan? Kamu bisa mencoba mengirimkan tulisan kamu ke media cetak tersebut. Jangan cuma mencoba ke satu media, tapi cobalah ke banyak media. Namun, sebelum kamu membuat tulisan, sebaiknya kamu pelajari dahulu tipe tulisan dan karakter dari media tersebut. Jangan sampai kamu mengirim tulisan yang terlalu kaku ke media yang sasaran pembacanya adalah para remaja. Tulisan kamu dijamin nggak bakal dimuat dimedia tersebut. Jika tulisan kamu berhasil dimuat, berarti tulisan kamu sudah memenuhi kriteria. Jika belum, maka perbaiki dan coba lagi.

Mengirim Tulisan ke Penerbit

Jangan takut untuk mengirimkan tulisan kamu ke penerbit. Gramedia, Mizan, Republika, Erlangga, merupakan beberapa penerbit yang yang ada di Indonesia. Kamu bisa menyebutkan penerbit lainnya? Masih banyak kan? Kamu bisa lihat bahwa peluang diterimanya tulisan kamu cukup besar. Jika tulisan kamu ditolak oleh satu penerbit, bukan berarti tulisan kamu jelek loh. Kalau baru satu penerbit yang menolak, masih ada puluhan penerbit lain yang siap kamu jajal. Biarkan tulisan kamu menemukan takdirnya.

So, tidak ada alasan untuk tidak bisa menjadi penulis.

Depok, 23 Januari 2012

hujantanpapetir-801