Air Minum Kemasan Palsu


Dalam rentang waktu 2 minggu, saya menemukan air minum kemasan palsu di dua tempat yang berbeda. Yang pertama, saya menemukannya saat sedang makan siang di warung tenda yang terletak di Jalan Puri Kencana, Jakarta Barat. Saat itu, minuman yang saya bawa sudah habis. Oleh karena itu, saya berniat untuk membeli air minum kemasan. Setelah melakukan pembayaran dengan harga Rp 300o perbotolnya, saya pun mengambil air minum tersebut. Saat saya melihat kondisi air minum yang saya ambil, saya curiga dengan volume air minum yang terlalu penuh. Kemudian saya amati kondisi botolnya. Saya menemukan beberapa goresan yang terdapat di botol tersebut. Botolnya tidak mulus. Kemudian saya amati volume air minum di botol lainnya. Ternyata volume airnya pun berbeda-beda antara botol yang satu dengan botol lainnya. Dugaan saya semakin kuat bahwa air minum tersebut adalah air minum palsu.

Beberapa minggu kemudian, saat saya makan di warung tenda yang ada di sebelah kiri Istora Senayan, saat acara Islamic Book Fair, saya pun menemukan air minum palsu. Saat itu, saya dan teman saya duduk di salah satu meja. Di atas meja tersebut ada beberapa botol air minum kemasan. Sambil menunggu makanan datang, saya pun mengamati air minum dalam kemasan botol tersebut. Ternyata volume air beberapa botol tersebut berbeda-beda. Selain itu, kondisi botol pun banyak goresan dan ada noda. Lagi-lagi air minum kemasan tersebut palsu.

Air minum kemasan (palsu)

Air minum palsu sangatlah berbahaya, karena kehigienisannya tidak terjamin. Berdasarkan pengakuan pelaku pada suatu acara reportase investigasi, air minum kemasan palsu tersebut tidak dimasak. Botol yang didapat pun biasanya berasal dari pemulung. Selain itu, pelaku pun menambahkan beberapa bahan-bahan kimia ke dalam air tersebut agar air terlihat lebih jernih. Biasanya pelaku menyamarkan air minum dagangannya dengan cara dijual dalam keadaan dingin. Jika kondisi air dalam keadaan dingin, maka kejernihan air pun akan tersamarkan.

Selintas, air minum kemasan palsu tidaklah jauh berbeda. Bahkan, air minum kemasan palsu yang saya temukan cukup jernih. Namun, kita harus waspada agar tidak terkecoh dengan air minum kemasan palsu. Berikut beberapa tips agar Anda tidak terkecoh dengan air minum kemasan palsu:

1. Jika memang Anda ingin membeli air minum kemasan, belilah di tempat-tempat resmi seperti supermarket atau minimarket.

2. Jika Anda membeli air minum kemasan di angkutan umum atau di pedagang kaki lima, hindari membeli air minum dalam keadaan dingin. Hal ini karena kejernihan air akan terlihat lebih jelas jika dalam keadaan normal.

3. Lihat kondisi fisik botol. Amati apakah botol mulus atau banyak goresan. Lihat juga apakah terdapat noda atau tidak.

4. Perhatikan isi airnya. Apakah keruh atau tidak. Caranya kocok air minuman mineral itu untuk mengetahuinya. Jika air menjadi keruh atau terlihat ada kotoran kecil dan halus, segera tolak.

Adanya kesempatan untuk melakukan penipuan dengan membuat air kemasan palsu dikarenakan adanya penyedia botol dan segel penutup botol. Oleh karena itu, sebelum membuang botol kemasan, sebaiknya botol tersebut dirusak terlebih dahulu. Caranya bisa dengan digepengin atau ditusuk dengan gunting. Hal ini pun perlu diterapkan dengan botol-botol kemasan lain seperti botol shampo, botol body lotion, dll. Sehingga botol-botol yang telah rusak tersebut tidak dapat digunakan oleh pelaku kecurangan.

Depok, 24 Maret 2012