Mana Yang Paling Penting?


Saat pertemuan tutor LCC Duren Tiga, Sabtu, 31 Juli 2010, kami membahas mengenai visi misi LCC Duren Tiga, sharingmengenai tingkah laku adik-adik kami, dan arahan menjadi tutor LCC yang briliant. Tutor LCC diharapkan tidak hanya menjadi pengajar saja, tetapi harus bisa menjadi Coach yang dapat melatih, merangkul, menjadi teman, dan selalu memberinya motivasi.

Namun, disela-sela penyampaian materi mengenai tutor yang briliant, Ka Shod, sang Kordinator Pendidikan LCC Duren Tiga, menanyakan pertanyaan yang terdapat di slide ke beberapa tutor. Setelah beberapa tutor yang ditanyakan menjawab, lalu Ka Shod pun menjelaskan maksud pertanyaan tersebut. (redaksionalnya agak lupa, tapi kira-kira maksudnya sama)

1. Kapan waktu yang paling penting?
Jawabnya:
Waktu yang paling penting adalah HARI INI. Karena klo kita selalu menggangap hari ini adalah hari paling penting, maka kita akan selalu berbuat yang terbaik untuk hari ini dan tidak akan menyianyiakannya.

2. Dimana tempat yang paling penting?
Jawabnya:
Tempat yang paling penting adalah TEMPAT DIMANA KITA BERADA.
Dengan berpikir bahwa tempat dimana kita berada adalah tempat yang paling penting, maka kita pun akan membuat tempat tersebut menjadi tempat kita senantiasa melakukan kebaikan.

3. Siapa orang yang paling penting?
Jawabnya:
Orang yang paling penting adalah ORANG YANG SEDANG BERINTERAKSI DENGAN KITA. Jika kita menganggap orang yang sedang berinteraksi dengan kita adalah orang yang paling penting, maka kita pasti akan menghargainya dan pastinya berusaha untuk tidak mengecewakan orang tersebut.

4. Apa aktifitas yang paling penting?
Jawabnya:
Aktifitas yang paling penting adalah YANG SEDANG KITA KERJAKAN SAAT INI. Dengan menjadikan setiap aktifitas kita menjadi penting, maka setiap yang kita kerjakan seharusnya memiliki kebermanfaatan untuk diri kita dan orang lain. Kita pun tidak akan melakukannya dengan setengah hati dan kita pasti akan memberikan yang terbaik.

Maka, kapan pun dan dimana pun kita berada kita harus lah melakukan suatu hal dengan sepenuh hati, dengan ikhlas, berikan hal terbaik yang kita miliki, dan memiliki kebermanfaat tidak hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga orang lain.

…. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain.


Jakarta, 31 Juli 2010

sumber gambar: disini