Menu Piring Gizi Seimbang Untuk Keluarga Bersama SO GOOD


Setelah memiliki anak, salah satu yang jadi momok bagi para ibu muda adalah berat badan yang terus bertambah. Yah, biasanya efek sering lapar dari sejak menyusui ASI ekslusif terbawa hingga anak sudah MPASI. Saya akui memang ketika 6 bulan pertama setelah melahirkan, terasa lapar terus. Haha. Hal tersebut masih wajar yah karena masih full menyusui anak. Asupan anak pun masih sangat bergantung dengan ASI.

Tetapi ketika anak sudah memasuki masa MPASI, anak sudah tidak bergantung penuh dari ASI dan sudah membutuhkan asupan yang didapat dari berbagai macam makanan. Nah, terkadang ibu, termasuk saya, lupa untuk tidak membatasi jumlah asupan yang dimakan karena masih terbawa ritme makan saat memberikan ASI ekslusif. Jika ritme makannya masih tetep seperti itu, sudah bisa ditebak yah jarum timbangan pun akan bergeser ke arah mana. Hehe.

Masalah Berat Badan

Sejak kenaikan berat badan saya yang mencapai angka 10 kg, saya mulai tidak nyaman dengan kondisi badan saya. Kenaikan 10 kg ini menjadikan BMI saya masuk ke dalam kategori Obesitas I. Kondisi seperti ini membuat saya lebih cepat merasa capek dan lelah sehingga tidak maksimal untuk membersamai anak di rumah.

Jika saya bermasalah dengan kelebihan berat badan, lain hal nya dengan putra saya yang justru butuh kenaikan berat badan secara signifikan karena posisi grafik di KMS berada di daerah hijau muda mendekati daerah kuning. Saya pun mencari program diet yang cocok bagi kami sekeluarga. Program diet yang menggunakan bahan makanan yang bisa dikonsumsi kami sekeluarga agar tidak perlu ada anggaran khusus untuk membuat menu terpisah. Kira-kira program diet apa yah yang cocok bagi kami?

Program Diet Sehat Keluarga

Suatu hari, saya melihat postingan seorang teman yang menerapkan program diet. Program diet tersebut ternyata bisa untuk menaikkan dan menurunkan berat badan. Program diet yang dia lakukan adalah Program Gizi Seimbang. Saya pun mencari informasi terkait program ini.

Apa sih Gizi Seimbang?
Gizi seimbang (Balanced Diet) merupakan aneka ragam bahan pangan yang mengandung unsur-unsur zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, baik kualitas (fungsinya), maupun kuantitas (jumlahnya). (Pedoman Gizi Seimbang Indonesia 2014). Jadi, dalam pedoman gizi seimbang perlu diperhatikan kualitas maupun kuantitas makanan yang kita makan.

Sebenarnya, Pedoman Gizi Seimbang telah diimplementasikan di Indonesia sejak tahun 1955. Pedoman tersebut menggantikan slogan “4 Sehat 5 Sempurna” yang telah diperkenalkan sejak tahun 1952 dan sudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam bidang gizi serta masalah dan tantangan yang dihadapi.

Empat Pilar dalam Pedoman Gizi Seimbang

Pedoman Gizi Seimbang, bukan soal penerapan pola makan saja, tetapi juga penerapan kebiasaan hidup bersih dan sehat. Berikut empat pilar dalam Pedoman Gizi Seimbang :

  1. Mengonsumsi makanan beragam karena tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua jenis zat yang dibutuhkan tubuh untuk menjamin pertumbuhan dan mempertahankan kesehatanya kecuali Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi baru lahir sampai usia 6 bulan.
  2. Membiasakan perilaku hidup bersih, perilaku hidup bersih sangat terkait dengan prinsip Gizi Seimbang.
  3. Melakukan aktivitas fisik, untuk menyeimbangkan antara pengeluaran energi dan pemasukan zat gizi kedalam tubuh.
  4. Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) dalam batas normal. Memantauan BB normal merupakan hal yang harus menjadi bagian dari ‘Pola Hidup’ dengan ‘Gizi Seimbang’, sehingga dapat mencegah penyimpangan BB dari BB normal. (Sumber : http://gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2)

Pola Makan Sehat dengan Pedoman Gizi Seimbang

  • Asupan energi (kalori) harus seimbang dengan pengeluaran energi.
  • Banyak makan sayur dan cukup buah-buahan.
  • Biasakan mengonsumsi lauk pauk yang mengandung protein tinggi.
  • Batasi konsumsi panganan manis, asin, dan berlemak. Konsumsi yang disarankan adalah 50 gram /4 sendok makan, 2000 mg natrium/5 gram garam/1 sendok teh, dan untuk lemak 67 gram/5 sendok makan minyak. Untuk mempermudah mengimgatnya gunakan rumus G4 G1 L5.
  • Biasakan minum air putih yang cukup dan aman.
  • Biasakan sarapan.
  • Lakukan aktivitas fisik yang cukup.

Makan Itu Bukan Sekadar Kenyang

Sejak memutuskan untuk menerapkan panduan gizi seimbang dan berusaha untuk memenuhi menu piring gizi seimbang disetiap aktifitas makan utama, saya cukup selektif dalam membeli minuman kemasan dan membeli bahan makanan, serta dalam mengolah bahan makanan. Untuk minuman kemasan, sebisa mungkin berusaha untuk menghindari minuman dengan kadar gula yang tinggi. Biasanya jika saya sangat ingin membeli minuman kemasan, saya berusaha memilih minuman dengan kalori dibawah 90 kkal.

Untuk pilihan dalam mengolah makanan, saya cenderung mengurangi proses menggoreng. Kenapa? Karena makanan yang digoreng itu memiliki nilai kalori yang lebih tinggi daripada yang tidak digoreng. Selain itu, saya pun bisa menghemat pengeluaraan untuk membeli minyak goreng. 🙂

Sedangkan untuk bahan makanan, saya cenderung memilih bahan makanan yang kandungan proteinnya tinggi. Misalnya saat membeli daging ayam, maka saya cenderung membeli bagian dada dan paha ayam saja, tidak bagian yang lain. Kenapa ? Karena kedua bagian ayam tersebut memiliki kandungan daging yang lebih banyak daripada bagian yang lain. Oleh karena itu, tentu kandungan proteinnya juga lebih tinggi. Sehingga, target asupan protein harian dari makanan bisa tercapai, bukan hanya sekadar kenyang.

wp-15210745696261057463462.jpg

So Good ayam potong

Karena bagian ayam yang saya pilih untuk dikonsumsi keluarga hanyalah bagian dada dan paha ayam, maka saya pun memilih SO GOOD Ayam Potong Paha dan Dada Potongan Premium saat berbelanja daging ayam.

Kenapa Saya Memilih SO GOOD?

picsart_03-15-071661607225.jpg

Keunggulan Produk SO GOOD

Enak dan kaya protein
So Good diolah dari bahan-bahan berkualitas terbaik dan diproses dengan teknologi tinggi untuk memastikan rasa yang enak dan kualitas gizi protein yang terjaga utuh saat dihidangkan.
Higienis

Seluruh produk So Good diolah dan dikemas dengan teknologi tinggi untuk meminimalisir kontaminasi, sehingga kehigienisan terjaga.

Praktis

Rangkaian produk So Good sangat praktis untuk dihidangkan diberbagai kesempatan. Produk favorit saya adalah SO GOOD Ayam Potong yang memiliki beberapa variasi diantaranya ayam potong tanpa bumbu, ayam potong dengan bumbu kuning, dan juga dengan bumbu manis pedas. Sehingga jika saya tidak sempat membuat bumbu, maka saya memilih SO GOOD Ayam Potong yang sudah berbumbu untuk langsung diolah.

Inovatif

So Good berkomitmen untuk selalu berinovasi dalam menghasilkan produk-produk daging olahan dengan rasa yang enak serta mengandung gizi protein yang baik untuk mencukupi kebutuhan gizi seimbang keluarga Indonesia.

Kualitas yang terjaga

Produk So Good melewati proses pemasakan hingga suhu 170° C selama tidak kurang dari 3 menit, langsung dibekukan cepat menggunakan teknologi IQF untuk menjamin kesegaran, kelezatan, dan nutrisi kandungan produknya, serta memilah proses memasak agar nutrisi tetap terjaga dan memiliki kalori yang rendah.

Resep Ayam Bakar (Teflon) dengan SO GOOD Ayam Potong

Bagi yang ingin menyajikan ayam bakar dengan bagian dada dan paha ayam saja untuk keluarga, bisa membeli So GOOD ayam potong paha dan dada. Ada 5 potong daging ayam dalam satu bungkus So Good Ayam Poting dengan berat produk 450 gram.

Ayam potong So Good ini sudah terjamin halal, higienis, tanpa pengawet, dan memiliki kualitas yang baik. Sehingga aman untuk dikonsumsi keluarga. Karena dibekukan secara sempurna dengan teknologi IQF (Individually Quick Frozen) maka Ayam Potong So Good memiliki 4 kualitas ayam segar, yaitu segar, gizi, rasa, dan bersih. Cara pengolahannya pun mudah karena bisa langsung diolah tanpa perlu dipotong dan dicuci.

 

picsart_03-15-071251482818.jpg

So Good ayam potong

Bahan :
  • 2 bungkus So Good Ayam Potong paha dan dada (per bungkusnya 450 gram)
  • 400 ml air
  • 2 buah jeruk limo, ambil airnya
  • 6 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt lada bubuk
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 sdm minyak goreng untuk menumis
Bumbu dihaluskan :
  • 10 siung bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 10 butir kemiri
  • 25 gram gula merah
  • 1 ruas jahe
  • 1 sdt garam

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu yang dihaluskan, tambahkan daun kecap manis, lada bubuk, daun salam, dan daun jeruk.
  2. Masukkan ayam, lalu aduk ayam hingga seluruhnya tertutupi bumbu. Masak dengan api kecil dan sesekali diaduk agar ayam tidak gosong.
  3. Setelah ayam berubah warna agak kecoklatan, tambahkan air. Lalu masak hingga air habis dan bumbu meresap.
  4. Setelah air habis, masukkan perasan air jeruk limo. Aduk rata. Diamkan hingga 1 jam agar bumbu meresap.
  5. Panaskan teflon, lalu kecilkan api. Panggang ayam yang sudah dibumbui di atas teflon hingga kecoklatan.
  6. Angkat dan sajikan bersama sambal, lalapan, dan nasi hangat. Lengkapi dengan mengonsumi cukup buah dan cukup minum air.

Menu makan kali ini, saya menyajikan dua potong ayam bakar bagian dada dengan 1/2 porsi nasi merah, 1/2 cup buah, dan 1/2 porsi sayuran.

Ayam Goreng So Good untuk Bekal Makan Fatih

Bagi yang tidak sempat membuat bumbu untuk mengolah ayam potong, bisa menggunakan varian lain dari So Good ayam potong yaitu, ayam potong bumbu kuning dan ayam potong pedas manis.

PicsArt_03-16-10.39.51.png

So Good ayam potong pedas manis dan bumbu kuning

Beberapa hari lalu saya mencoba memasak ayam goreng So Good untuk dibawa sebagai bekal makan Fatih. Putra saya sangat suka ayam goreng, apalagi yang teksturnya juicy dan tidak keras. Untuk sayuran, karena termasuk penyuka sayur, jadi diberi irisan mentimun pun selalu dimakan. Hehe.

Untuk ayam goreng kali ini, saya menggunakan So Good ayam potong bumbu kuning. Produk yang satu ini merupakan ayam potong yang sudah di-marinate dengan bumbu kuning. Jadi kita tidak perlu membuat bumbu untuk mengolah ayam potong ini, karena bisa langsung diolah baik diungkep, dibakar, atau pun digoreng.

PicsArt_03-20-01.36.51

Isi dari Ayam Potong Bumbu Kuning

Karena saya dan Fatih lebih suka olahan daging ayam dengan tekstur juicy, maka ayam potong So Good ini langsung saya goreng, tidak diungkep terlebih dahulu. Sebelum digoreng saya menyayat beberapa bagian daging yang agak tebal, agar bagian dalam daging bisa matang dengan sempurna.

PicsArt_03-20-01.34.19

Bekal Fatih. Ayam Goreng So Good.

Rasanya gurih dan tidak kalah dengan ayam goreng bikinan sendiri. Bumbunya meresap hingga ke tulang. Kalau untuk lidah saya, rasanya agak keasinan. Mungkin salah satu cara untuk mengurangi kadar keasinannya bisa diungkep terlebih dahulu. So Good ayam potong ini sangatlah praktis karena tinggal diolah tanpa harus dipotong dan dicuci terlebih dahulu. Bahkan untuk ayam potong berbumbu, kita tidak perlu repot membuat bumbu untuk mengolah ayam. Dengan Ayam Potong So Good, siapapun bisa menyajikan olahan daging ayam berkualitas untuk keluarga, termasuk saat Ramadhan nanti. 🙂
—-
Tulisan ini diikutsertakan dalam
Advertisements