Cemilan Rabu #2


Materi 9- Kreatifitas Anak

Setiap anak terlahir kreatif. Kreatif bisa diartikan mempunyai kemampuan berpikir yang baik. Tak jarang anak yang kreatif diprasangkai sebagai anak nakal karena sikap dan perilakunya yang banyak gerak, banyak akal, banyak bicara dan aktif. Kreatifitas yang terjaga hingga dewasa akan memberinya kemampuan menemukan solusi dari setiap permasalahan hidup. Walaupun kreatifitas adalah potensi bawaan lahir, namun kreatifitas perlu dirangsang agar terus tumbuh dan terjaga. Ada beberapa cara untuk merangsang kreatifitas pada anak:

1. Biarkan anak memilih dan membuat keputusan sendiri untuk hal- hal yang sederhana misal memilih baju yang akan dipakai, makanan, mainan dll. hai ini akan melatih anak untuk berpikir secara mandiri.
2. Fasilitasi anak dengan hal- hal yang mendukung daya imaginasinya seperti permainan bongkar pasang, buku- buku, alat lukis dan lain lain
3. Ajak anak berpikir tentang kegunaan lain dari suatu barang. Misal kaleng bekas susu bisa dibuat jadi apa? dan sebagainya. Dan hargai setiap ide- idenya.
4. Bertanya pada anak dengan kalimat pertanyaan terbuka dan membutuhkan jawaban lebih lanjut. Hal ini akan merangsang daya pikir anak, menambah pemahaman anak tentang suatu hal dan memunculkan ide baru.
5. Ajak anak untuk memikirkan suatu perbaikan atas sesuatu hal. Misalnya: bagaimana caranya membersihkan ruangan dengan cepat, bagaimana caranya agar mainan tidak mudah hilang dan lain- lain.
6. Bermain peran. Bermain peran akan membuat anak mencoba dan merasakan kehidupan dari perspektif yang berbeda.
7. Mendongeng bersama. Buatlah suatu dongeng bersama anak. Mulai dari satu kalimat dan minta anak untuk meneruskannya secara bergantian sehingga terciptalah sebuah dongeng atau cerita.

Selamat membersamai anak kreatif …..

Salam ibu profesional
Tim Fasilitator Bunda Sayang

Sumber :
– Buku ” Ma aku bisa: panduan praktis untuk menghidupkan dan melejitkan potensi kreatif anak” oleh Wahyudi
– Buku ” Bakat bukan takdir” oleh Bukik Setiawan dan Andrie Firdaus
– WikiHow