Review Diskusi Peran Adab dalam Memerangi Pergaulan Bebas Kelas Bunda Sayang Depok


Dewasa ini, kita banyak menemukan remaja bahkan anak kecil yang tidak malu untuk bergandengan tangan dengan lawan jenis, berpelukan, bahkan berciuman di area umum. Dilansir TirtoID (2016), tahun 2016 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) merilis hasil survei tentang perilaku pacaran dan seksualitas para remaja pra nikah dengan batasan usia 15-24 tahun pada rentang tahun 2012-2014 di Sulawesi Utara. Hasil tahun 2014 adalah 90% pernah berpegangan tangan dan 59% pernah berciuman bibir. Sedangkan menurut Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) tahun 2012, lebih dari 70% remaja pernah berpegangan tangan dengan pasangannya dan lebih dari 29% pernah berciuman bibir, bahkan 29.5% remaja pria dan 6.2% remaja wanita pernah meraba atau merangsang pasangannya.

Perilaku-perliaku tersebut tidak hanya berlaku di dunia nyata, tetapi juga di dunia maya. Bahkan tidak sedikit kita menemukan anak perempuan yang hamil di luar nikah, hingga akhirnya menikah dini.

Lalu, salah satu pondasi dasar untuk memerangi pergaulan bebas adalah dengan mengajarkan adab pergaulan kepada anak, seperti :

1. Adab meminta izin

Memasuki kamar orang tua pada jam2 tertentu, terutama pada 7-2 th (masa tamyiz)

(QS anNur : 58-59) keharusan meminta izin pd 3 waktu: sebelum sholat fajar, tengah hari, setelah shalat isya. sedangkan untuk yg sdh mencapai baligh, diajarkan meminta izin jg pd waktu2 lainnya.

2. Adab berhubungan dengan lawan jenis

❤ Menjaga pandangan

Anak diajarkan adab melihat mahram, bukan mahrom, lawan jenis, sesama jenis, juga aurat anak kecil.

para ahli fikih berkata, “anak kecil tidak memiliki aurat jika ia masih berusia empat th atau kurang, namun jk ia sdh berusia lbh dr 4 th maka auratnya adlh kemaluan dan pantatnya serta bag tubuh di sekitarnya. sampai ktk ia telah sampai pd syahwat, maka auratnya mnjd sm sprt yg sdh baligh. Tapi, membiasakan anak kecil menutup tubuhnya tentu lbh utama.

Tentunya terdapat pengecualian-pengecualian sehingga diperbolehkan spt mrlihat utk meminang, mengobati, kesaksian DLL.

Juga menjauhkan anak dari ikhtilat bersama lawan jenis

❤ Memisahkan tempat tidur

“.. Apabila anak2 kalian mencapai usia 7 thn, maka pisahkanlah antara tempat tidur mereka. …” (HR. Muslim)

3. Adab Menutup Aurat

Menutup aurat pada anak dibiasakan bersamaan dg pertama kali diperintahkan untuk sholat (7 th), agar sholatnya sah dan benar sejak kecil.

4. Mengajarkan hukum-hukm syari yg berhub dg usia remaja & dewasa

Mengajari tanda2 baligh, mengajarkan sunnah dan cara melakukan Mandi janabah, beserta sebab dan akibatnya.

Melalui media kreatif printable itu, ayah bunda bisa memulai mengajarkan adab dengan cara yang menyenangkan.