Pentingnya Pendidikan Seks Pada Anak Kelas Bunda Sayang Depok


Banyak orang tua yang masih tabu untuk menjelaskan pendidikan seks kepada anak. Padahal pendidikan seks sejak dini sangat penting. Mengapa penting? Karena dengan memberikan pendidikan seks sejak dini secara baik dan benar, maka akan melindungi anak dari berbagai tindakan pelecehan seksual, perilaku seks bebas, kehamilan di luar nikah, dll.

Apa saja yang harus disampaikan dalam pendidikan seks kepada anak?

1. MENGENALKAN PERBEDAAN LAWAN JENIS

Jelaskan bahwa Allah menciptakan laki-laki dan perempuan yang memiliki perbedaan jenis kelamin. Hal ini yang menyebabkan beberapa hal menjadi berbeda, seperti cara berpakaian, gaya rambut, cara buang air kecil. Terangkan bahwa anak laki-laki jika sudah besar akan jadi ayah dan anak perempuan akan menjadi ibu. Dengan demikian, anak bisa memahami peran jenis kelamin dengan baik dan benar.

2. MEMPERKENALKAN ORGAN SEKS

Caranya cukup mudah, misalnya dengan menggunakan boneka ataupun ketika mandi. Perkenalkan anak secara singkat organ tubuh yang dimiliki, seperti rambut, kepala, tangan, kaki, perut, serta jangan lupa penis dan vagina. Terangkan juga fungsi dari anggota tubuh dan cara pemeliharaannya agar terhindar dari kuman penyakit.

3. MENGHINDARI ANAK DARI KEMUNGKINAN PELECEHAN SEKSUAL

Tegaskan pada anak bahwa alat kelamin tidak boleh dipertontonkan secara sembarangan. Tumbuhkan rasa malu pada anak, misalnya ketiika keluar dari kamar mandi hendaknya mengenakan pakaian atau handuk penutup. Selain itu, jika ada yang menyentuhnya, segera laporkan pada orang tua atau guru di sekolah. Anak boleh teriak sekeras-kerasnya dalam hal ini untuk melindungi dirinya.

4. INFORMASIKAN TENTANG ASAL-USUL ANAK

Untuk anak usia prasekolah, bisa diterangkan bahwa anak berasal dari perut ibu, misalnya sambil menunjuk perut ibu atau pada ibu yang sedang hamil. Sejalan dengan usia, anak boleh diterangkan bahwa seorang anak berasal dari sel telur ibu yang dibuahi oleh sperma yang berasal dari ayah. Tekankan bahwa pembuahan boleh atau bisa dilakukan setelah wanita dan pria menikah.

5. PERSIAPAN MENGHADAPI MASA PUBERTAS

Informasikan bahwa seiring bertambahnya usia, anak akan mengalami perubahan dan perkembangan. Perubahan yang jelas terlihat adalah ketika memasuki masa pubertas. Anak perempuan akan mengalami menstruasi/haid, sedangkan anak laki-laki mengalami mimpi basah. Hal ini menandai juga perubahan pada bentuk tubuh dan kualitas, misalnya bagian dada yang membesar pada wanita dan suara yang memberat pada seorang pria.

Penjelasan yang diberikan tentu menggunakan istilah tepat namun tetap dapat dipahami anak.

Untuk memberikan pendidikan seksual pada anak, sebaiknya kita memahami dahulu bagaimana tahapan perkembangan anak secara keseluruhan untuk tiap usia anak.

Advertisements