Review Diskusi My Body Belongs to Allah Kelas Bunda Sayang Depok


Selama ini ada pemahaman keliru dalam masyarakat tentang pendidikan seksualitas . Banyak orang menyebut istilah “pendidikan seks”. Padahal kata seks lebih identik dengan aktifitas hubungan intim dan alat kelamin. Sedangkan seksualitas mengandung makna yang jauh lebih dalam dan kompleks.

Semestinya anak-anak sejak dini diajarkan mengenai pendidikan seksualitas, bukan pendidikan seks.

Orangtua sebagaimana yang diamanatkan oleh agama dan tercakup dalam UU Kesejahteraan Anak No.4 Tahun 1979, adalah pihak utama dalam pemberian pendidikan seksualitas tersebut. (Elly Risman)

Seks adalah segala sesuatu yang menyangkut alat kelamin dan hubungan antar kelamin. Sedangkan seksualitas adalah segala sesuatu yang menyangkut cara berpikir, merasa, berpakaian, mengutarakan pendapat, dan bersikap sesuai dengan jenis kelaminnya.

Apa yang terjadi saat kita mengajarkan seksualitas pada anak?
📌 Ketika mengajarkan seksulitas pada anak, sebenarnya kita sedang mendidik anak mengenai proses kehidupan yang dimulai dari lahir, di masa balita, prasekolah, usia sekolah, praremaja, remaja, dan dewasa.
📌 Anak juga diajarkan mengenai ciri kepribadiannya, memberikan identitas yang kuat mengenai perannya sebagai laki-laki dan perempuan, menginformasikan pengalaman menyeluruh mengenai menjadi laki-laki dan perempuan, serta dimensi peran gender.
📌 Pendidikan seksualitas juga memberikan pemahaman mengenai sikap, nilai, moral dan persepsi mengenai relasi yang sehat ketika anak menginjak dewasa serta bagaimana mereka harus menjaga kesehatan organ reproduksinya.
📌 Pendidikan seksualitas tidak akan mendorong anak untuk melakukan aktivitas seksual, sebaliknya mendorong anak untuk memiliki relasi yang positif dan pemahaman yang positif tentang seksualitas di masa yang akan datang.

Mengapa pendidikan seksualitas harus diberikan sejak dini?
🍀 Salah satu alasan mengapa pendidikan seksualitas harus diberikan sejak dini, menurut Elly Risman adalah karena anak-anak sekarang tumbuh lebih cepat dari generasi orangtuanya
🍀 Data temuan YKBH menunjukkan
48% anak laki-laki usia 10-11 telah mengalami mimpi basah
52% anak perempuan usia 9 tahun telah mengalami menstruasi
🍀 Makanan bergizi baik, rangsangan kasih sayang keluarga yang cukup menjadi salah satu penyebab hormon testosteron pada anak meningkat lebih cepat.

📌 “Mereka baligh lebih cepat, sementara pertumbuhan sel-sel otak mereka belum bersambungan dengan sempurna sehingga mereka tidak mengerti tentang perubahan-perubahan yang terjadi dalam tubuh mereka dan konsekuensi dari perubahan yang terjadi. Di sinilah peranan pendidikan seksualitas itu, yaitu untuk persiapan pra baligh hingga pra-nikah nantinya”📌 (Elly Risman)

Beberapa manfaat pendidikan seksualitas :

1. Mengerti dan Memahami besarnya kuasa Sang Pencipta.
2. Mengerti dan memahami peran jenis kelaminnya.
3. Menerima setiap perubahan fisik yang dialami dengan wajar dan apa adanya.
4. Memperkuat rasa percaya diri dan tanggung jawab pada diri anak.
[26/05, 11:19] ‪+62 812-8746-693‬: *Pentingkah membangkitkan fitrah seksualitas ?*

Fitrah seksualitas dalam Islam sangat penting untuk dibangkitkan sejak dini karena pemahaman terhadap fitrah ini akan membantu anak menggunakan potensi tubuhnya sesuai syariah yakni untuk beribadah kepada Allah, untuk taat hanya kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama makhluk Allah.

My body belongs to Allah : anak memahami bahwa dirinya adalah milik Allah dan berusaha menjalankan kehidupan sesuai dengan kehendak pemiliknya.

✅ Pendidikan Seksualitas Umum vs Islam

Pendidikan seksualitas umum identik dengan aktivitas hubungan intim dan kelamin sementara pendidikan seksualitas dalam Islam berhubungan dengan kerangka ibadah yakni dalam kerangka berketurunan, bersuci, dan menutup aurat.

✅ Kaidah Pendidikan Seksualitas dalam Islam

1. Pendidikan seksual seperti pendidikan lain, memerlukan waktu dan tahapan. Bukan sebuah penjelasan singkat yang tiba-tiba.

2. Ilmu untuk menjaga kesucian harus diajarkan dengan cara dan bahasa yang suci, tidak vulgar.

3. Berikan pengetahuan seksual yang benar dan baik pada anak. Jika tidak, mereka akan mencari dari sumber lain yang keruh.

4. Fiqh adalah pintu utama dan paling mulia untuk pembahasan pendidikan seksual. Fiqh mengarahkan anak untuk memahami penyebab dan hukumnya bukan fokus pada aktivitasnya.

5. Perlu ketenangan orangtua saat menerima pertanyaan anak-anak dalam bab ini dan menjawabnya dengan baik, benar, dan sesuai dengan usianya.

Advertisements