Perkenalan

1388568593928

Hujantanpapetir

Setelah berjibaku mempertahan ID hujantanpapetir, saya pun menyerah dan terpaksa membuat blog di WP (lagi). Mungkin kalian akan bertanya kenapa saya membuat ID lagi di WP. Yah, hal ini dikarenakan ID saya, hujantanpapetir, telah dideaktif oleh pihak wordpress terhitung sejak Januari 2012. Padahal usia blog saya sedang memasuki tahun ketiga T_T. Usaha saya untuk meminta maaf, ternyata tidak berbuah manis. Akhirnya saya pun harus merelakan ID hujantanpapetir di wordpress.

Seringkali orang bertanya-tanya alasan saya menggunakan ID hujantanpapetir di blog dan di twitter. Alasannya sederhana. Saya menyukai hujan, namun takut saat mendengar petir. Meski petir terkadang membersamai hujan, saya selalu berharap petir tidak datang bersama hujan biar saya bisa menikmatinya dengan sempurna.

Pendidikan

Saya menempuh pendidikan menengah di SMP Negeri 41 Jakarta dan SMA Negeri 38 Jakarta. Kemudian menempuh pendidikan tinggi di Kimia FMIPA UI.

Hobi

Selain menyukai hujan, saya pun menyukai gunung. Pergaulan semasa SMA membentuk sebuah hobi baru untuk saya. Saya mulai menyukai kegiatan alam, termasuk mendaki gunung, hingga saat ini.

Blog

Dari kecil, sebenarnya saya kurang suka bercerita dengan teman mengenai diri saya. Untuk melepaskan uneg-uneg dalam pikiran, saya biasanya menyalurkannya melalui sebuah tulisan. Yah, menulis mampu meredakan emosi saya. Awalnya, saya mulai menulis di buku diary, kemudian berlanjut di blog friendster, lalu di blog Multiply, dan terakhir di WordPress. Awalnya, saya sering menulis tentang curhatan pribadi, namun lama-kelamaan saya belajar membuat tulisan yang dapat dikunsumsi oleh orang lain. Jadilah saya mengkristalkan pikiran, cerita, dan pengalaman saya di blog ini. Sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a pun berpesan, “Ikatlah Ilmu dengan Menuliskannya” .

Jika tak ingin hilang dari pusaran sejarah, maka menulislah…..!!!

Jutaan orang mungkin punya pengalaman berkeliling dunia,

membaca banyak buku, menonton banyak film, dan melakukan banyak hal yang mengagumkan.

Tapi akhirnya, yang menjadi referensi adalah YANG MENULIS. Semangat Menulis !!!

Advertisements